Warga Bantal Bambure Masih Krisis Air Bersih, Aspirasi Disampaikan Saat Reses DPRD Kalteng

Anggota DPRD Kalteng, Purdiono. (Ist)

Palangka Raya – Kebutuhan dasar berupa air bersih masih menjadi persoalan utama bagi warga Desa Bantal Bambure, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Keluhan tersebut mengemuka saat Anggota DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Purdiono, menggelar kegiatan reses di desa tersebut, Minggu (13/04).

Dalam pertemuan itu, masyarakat menuturkan bahwa kesulitan memperoleh air bersih sudah dirasakan cukup lama dan membutuhkan solusi segera. Mereka berharap wakil rakyat bisa menjadi jembatan agar pemerintah daerah turun tangan mencari jalan keluar. “Air bersih adalah kebutuhan pokok yang paling mendesak bagi warga,” kata Purdiono menirukan aspirasi warganya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menanggapi hal tersebut, Purdiono menyatakan akan mendorong usulan bantuan pompa air sebagai langkah awal yang cepat direalisasikan. Menurutnya, kebutuhan air tidak bisa ditunda karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Ia meminta pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti agar warga tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain masalah air, warga juga menyampaikan harapan di bidang pendidikan. Mereka menginginkan agar Taman Kanak-Kanak (TK) swasta di desa dapat dialihstatuskan menjadi TK negeri. Usulan ini dinilai penting untuk membuka akses pendidikan yang lebih merata dan meningkatkan mutu layanan bagi anak usia dini.

Kondisi infrastruktur pun turut menjadi sorotan. Warga mendesak perbaikan tiga jembatan di RT 06 yang kini dinilai membahayakan pengguna jalan. Mereka juga meminta evaluasi terhadap kualitas perbaikan jalan di RT 11, serta menekankan pembangunan akses jalan sepanjang 2,7 kilometer guna mendukung mobilitas dan perekonomian desa.

Purdiono menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan diperjuangkan melalui jalur formal di DPRD. Ia menilai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, pendidikan, dan infrastruktur adalah pondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan. “Reses ini bukan hanya forum mendengar, tapi juga panggilan untuk segera bertindak,” ujarnya. Dengan laporan hasil reses yang telah disusun, ia berharap pemerintah daerah segera merespons aspirasi warga Bantal Bambure.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *