DPRD Kalteng Dorong Optimalisasi Program Koperasi Merah Putih

PALANGKA RAYA – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan ekonomi kerakyatan yang juga menjadi fokus Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran.

“Program ini sangat baik karena bertujuan menggerakkan ekonomi dari tingkat desa,” ujar Ansyari. Ia menilai koperasi merupakan instrumen penting untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, agar program ini benar-benar memberi dampak nyata, ia menekankan perlunya perhatian serius terhadap sejumlah tantangan mendasar.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Ansyari, ada tiga isu krusial yang harus segera diatasi, yakni permodalan, infrastruktur digital, serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Keterbatasan akses modal menjadi hambatan klasik koperasi desa. Tanpa dukungan dana yang jelas, koperasi sulit menjalankan perannya sebagai penggerak ekonomi masyarakat. “Koperasi harus diberikan permodalan yang memadai agar manfaatnya bisa langsung dirasakan,” tegasnya, Rabu(28/05).

Selain itu, infrastruktur desa juga masih menjadi kendala. Ia menyoroti keterbatasan listrik dan akses internet stabil di sejumlah wilayah Kalteng. Padahal, koperasi modern dituntut untuk beradaptasi dengan digitalisasi, baik dalam sistem manajemen, pelaporan keuangan, hingga akses pasar. “Terbatasnya listrik berdampak pada konektivitas internet, sementara koperasi digital membutuhkan keduanya untuk bisa berkembang,” jelasnya.

Tantangan berikutnya adalah kapasitas SDM. Menurut Ansyari, keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kemampuan pengelolanya. Ia mendorong adanya program pelatihan dan pendampingan agar koperasi di desa dapat dikelola secara profesional dan akuntabel, termasuk dalam menyusun laporan keuangan yang transparan.

Meski dihadapkan pada berbagai kendala, Ansyari tetap optimistis. Dengan dukungan pemerintah dalam hal permodalan, penguatan infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas SDM, Program Koperasi Merah Putih diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *