Palangka Raya, Cekrek.id – Langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memanfaatkan teknologi untuk memperkuat transparansi mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga Febri Dwi Tananda.
Ia menilai kehadiran fitur pemantauan khusus dalam aplikasi PENA Kalteng menjadi bukti keseriusan daerah dalam mendukung kebijakan nasional Presiden RI Prabowo Subianto melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Fitur baru dalam aplikasi yang dikembangkan Dinas Pendidikan Kalteng itu memungkinkan proses pengawasan pelaksanaan MBG dilakukan secara real-time. Melalui sistem ini, data penerima manfaat, menu makanan yang disajikan, hingga dokumentasi kegiatan dapat diakses secara cepat dan transparan.
“Dengan adanya fitur pemantauan MBG, pelaporan bisa dilakukan secara cepat dan jelas. Semua pihak dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan program berjalan, sehingga evaluasi menjadi lebih mudah dan akurat,” ujar Wengga, Sabtu (27/9/2025).
Sebelumnya, aplikasi PENA Kalteng berfungsi sebagai basis data pendidikan, administrasi sekolah, serta sarana komunikasi antar-satuan pendidikan dengan dinas. Namun, pengembangan fitur baru membuatnya kini berperan lebih luas sebagai alat pendukung kebijakan publik, terutama peningkatan gizi peserta didik.
Wengga menilai langkah Pemprov ini patut menjadi contoh bagi perangkat daerah lain. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui inovasi digital yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Semakin banyak inovasi yang dikembangkan, semakin cepat pula tujuan pembangunan dapat tercapai. Dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.








