PALANGKA RAYA, Cekrek.id – Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) menuai sorotan. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, menghambat dunia usaha, hingga berpotensi memengaruhi pelayanan publik apabila tidak segera ditangani secara serius.
Advokat/ pengacara, Sugiansyah, S.H., mengatakan persoalan pemadaman listrik kini menjadi keluhan yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, sekitar 2,87 juta penduduk Kalteng terdampak oleh pemadaman bergilir yang hingga kini belum memiliki kepastian kapan akan berakhir.
“Masyarakat Kalteng membutuhkan kepastian. Pemadaman listrik bergilir yang terjadi saat ini sudah terlalu lama dirasakan warga, sehingga pemerintah harus segera hadir dengan solusi yang nyata dan terukur,” ujar Sugiansyah, dalam rilis yang dikirimkan, Selasa (28/7/2026).
Ia menilai pemerintah bersama pihak terkait perlu segera mengambil langkah konkret agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut. Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, dikhawatirkan akan memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai persoalan ini terus berlarut tanpa solusi yang konkret. Pemerintah harus menunjukkan keseriusannya agar masyarakat tidak terus dirugikan dan situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Sugiansyah menjelaskan, dampak pemadaman listrik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga memukul sektor usaha yang bergantung pada pasokan listrik. Selain itu, pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, serta berbagai layanan pemerintahan juga berpotensi terganggu apabila pemadaman berlangsung dalam waktu yang lama.
Ia menambahkan, pemadaman listrik juga berisiko menyebabkan kerusakan peralatan elektronik milik warga dan pelaku usaha. Karena itu, ia berharap pemerintah segera berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi terbaik demi menjamin pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat Kalteng.
“Harapan kami sederhana, pemerintah segera mengambil langkah cepat dan memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai penyelesaian persoalan ini. Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan dan roda perekonomian masyarakat,” pungkasnya.







